Aku

Aku ini pelupa, tapi tidak dengan cinta
Aku ini berbeda, tidak seperti mereka
Yang bisa dengan mudah mengganti cinta

Sering kali, aku lupa untuk sarapan
Bahkan, aku lupa apa yang pagi tadi aku makan
Anehnya, melupakanmu adalah hal tersulit bagiku
Bahkan, pertemuan pertamaku denganmu
Masih tergambar jelas dalam ingatan
Wajah canggung kita kala berpapasan
Lalu tersenyum dan menoleh kebelakang

Bahkan, hangat kecupmu masih terasa dikeningku
Begitu juga aroma bekas pelukmu
Yang masih melekat ditubuhku
Genggam tanganmu yang sesekali
Begitu terasa meski hanya dalam mimpi

Aku yang kau tinggalkan dengan sepi
Sesekali bertanya kepada sunyi
Aku yang tidak mudah melupakan?
Atau kau yang terlalu dalam
Menanam benih dalam ingatan?

Ada yang bilang, bahwa;
Manusia memang anomali.
Berusaha keras melupakan apa yang teringat
Sekaligus mengingat apa yang terus terlupa.
Atau hanya aku yang seperti itu?

Komentar